14 Juni 2007
Seperti apakah rupamu saat ini wahai Dewi KeBahagiaan-ku;
Lama sudah aku mendambakanmu;
Rupa wajahmu membekas pada pikiranku bagai jejak-jejak kaki pasir pantai;
Sinar matamu bagai kerlip bintang malam cerah di tengah lautan;
Suaramu adalah desir angin lembut pantai pembawa kedamaian.
Oh, Dewi KeBahagiaan-ku;
Sampai kapan aku harus menunggu wujud-mu datang padaku;
Memberi kebahagiaan yang menjadi namamu untukku.
Jangan tinggalkan aku tanpa bahagia selamanya.
Aku Merindumu.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Post a Comment