Di akhir film gua sempat termenung "film yang bagus buat gua, di akhir film bisa membuat gua termenung memikirkan". Apa yang gua menungkan!? gua menung; bertapa besar beban Radit, walaupun pada akhirnya dia menyerah; tapi dia telah melakukan hal yanag benar yang terbaik dari semua pilihan yang ada.
Dari dalam hati gua: "Bertapapun tersiksanya Fisik dan Pikiran gua, apapun akan gua berikan untuk melihat dia bahagia. Siksaan ini setimpal supaya gua bisa melihat orang yang gua cintai bahagia, bisa tertawa, berlari-lari, bermain dengan anak gua, tersenyum... Walaupun itu, gua hanya melihat dia dari jauh, hanya mengintip dari balik batang pohon tua. Gua akan terus melakukannya lagi... lagi... dan lagi. Melihat dia tersenyum bagaikan candu buat gua, tersiksanya gua hanyalah hal kecil yang gua lakuin demi dia."
This is my feeling when i see the movie "Radit love Jani"
{ 0 komentar... read them below or add one }
Post a Comment